Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Oktober 2013

Senja Sempurna



you're one in a million, you're once in a lifetime
you make me discover one of the stars above us. -bosson

Sore semakin bergulir, laki-laki itu berjalan menemani saya menikmati senja. Dia tidak mengerti mengapa saya begitu menyukai fotografi, namun dengan sabar dia temani saya melakoni hobi saya ini. Dia juga tidak mengerti dimana sih letak asiknya, serunya memotret, tapi dia rela mengantar saya menenteng-nenteng kamera. Mencari tempat-tempat yang indah untuk saya potret. Membawa saya ratusan kilometer jauhnya menuju tempat-tempat indah lainnya.

Sore itu, tidak jauh dari rumah, saya menikmati senja bersamanya. Dia tidak menolak ketika saya mengarahkan beberapa gaya kepadanya untuk saya potret. Siluet senja dan laki-laki itu. Sungguh perpaduan yang sempurna. Dan sungguh, saya pun ingin menemaninya merengkuh dunianya, seperti juga dia menemani saya merengkuh dunia saya.

happy birthday my love, my best friend. hope our love will last, even in the life after we die...


Senin, 01 Juli 2013

Ternyata Kucing Itu...

Si Cimit, kucing jantan saya, saat usianya satu tahunan pernah menjadi idola lho. Tapi anehnya, Cimit bukan hanya menjadi idola para tamu atau tetangga yang melihat, ia juga menjadi idola kucing-kucing jantan! Tepatnya ada dua ekor kucing jantan yang sering bertandang, mencari, bahkan ngetem di depan rumah saya demi menunggu Cimit sambil sesekali mengeong-ngeong dengan keras. 

kucing jantan
ngetem
Saya sempat frustasi melihat kucing-kucing ini. Ada apa dengan mereka? Apakah mereka berperilaku menyimpang alias g*y? Mereka berdua saling berkelahi memperebutkan Cimit. Apa jangan-jangan si Cimit yang terlihat bersih, cantik dan wangi karena sering dimandikan dan disisir bulunya sehingga disangka betina?

cimit
cimit: am i preety?
Belakangan setelah saya jarang memandikan Cimit, kucing-kucing jantan tadi mulai sengit kalau bertemu Cimit. Menggeram, mengeong mengajak berkelahi. Hmmm... apa iya karena wangi shampoo sehingga Cimit disangka betina? Ngga tau juga sih.. tapi kucing memang mengenali sesuatu dengan mengendus-endus bukan?


Sabtu, 22 Juni 2013

Bulan Sejuta Umat

Betul, bulan memang objek foto sejuta umat. Siapa pun, dimana pun, dapat memotret bulan. Foto bulan juga sudah banyak bertebaran dimana-mana. Dan kali ini, saya menjadi satu diantara sejuta umat itu :D. Semua bersumber dari saya yang masih gaptek dengan si tustel hitam. Waktu itu si tustel baru saya pinang dan saya masih awam dengannya (sekarang pun masih masuk kategori awam sih :D)

Awalnya saya sedang mencoba memotret dengan manual fokus, namun saya tak kunjung mendapatkan fokus ke benda yang saya mau akibat ketidak-tahuan saya akan focal length dan jarak objek dengan kamera (padahal jelas-jelas di layar tertera 30cm - ~, 50cm - ~, 1.2m - ~ dan terus bertambah seiring saya zooming). Saya pun browsing di yutube dan menemukan video SX 30 IS, merk dan tipe si tustel hitam, sedang memotret bulan dengan manual fokus. Wuihh, kelihatannya mudah (ya iya lah... lha wong fokusnya tinggal diset ke infinity):D dan tadaaaa... ini dia hasil percobaan saya memotret si bulan tanpa tripod.

Full Moon
full moon

sx 30 is moon
akibat kamera shake

foto bulan
lumayan laaah


Senin, 06 Mei 2013

Nyawa Si Komputer

Komputer saya tewas sebulan yang lalu. doh! Menjelang detik-detik terakhirnya, api memercik dari belakang CPU dengan suara seperti petasan. Cetar ceter cetar ceter. Asap putih menyembul keluar diiringi dengan bau gosong yang khas dan menyengat. Waduh, kenapa ini, panik saya. Padahal saya belum menekan tombol power. Saya hanya menancapkan kabel ke sumber listrik. Lalu kenapa? KENAPA?!?
Setelah dicek, ternyata masalahnya terletak pada power supply-nya. Power supply yang telah berumur lima tahun itu akhirnya tewas sudah. Dan tewasnya si power supply berarti tewas pula harapan saya untuk bisa mengupdet photoblog ini. *kepala menunduk*

Tapi sekarang saya sudah membeli power supply yang baru. Yay! Mudah-mudahan usianya lebih dari lima tahun. Dengan nyawa baru yang terpasang di komputer saya, saya pun bertekad untuk rutin mengupdate photoblog saya ini. Yah, paling tidak sekali dalam sebulan atau minimum sekali dalam setahun. Lho?!?!

Tidak bisa dipungkiri, di era fotografi digital seperti sekarang ini, komputer memegang peranan yang sangat penting untuk menghasilkan sebuah karya fotografi. Jika diibaratkan, komputer itu layaknya sebuah kamar gelap pada era fotografi analog. Dengan berbagai software pengolah foto yang tersedia, foto dapat diolah gelap terangnya, atau bahkan diedit menjadi lebih cantik. Tapi selain sebagai kamar gelap, komputer juga bisa lho menjadi obyek foto yang menarik :P

Ini dia penampakan komputer saya jaman dulu. Foto ini saya ambil menggunakan si minidv, sambil jongkok-jongkok di depan meja mencari sudut yang pas. Saya menyebutnya si two tone, karena CPU, keyboard dan mouse-nya masih berwarna putih sementara monitor-nya hitam.

low angle



Jumat, 01 Maret 2013

Kamera Pertama Yang Memulai Segalanya

Sebenarnya saya tidak begitu ingat, kapan tepatnya saya mulai menyukai dunia fotografi. Rasanya sudah lamaa sekali. Semenjak kecil saya memang suka memotret. Apalagi dulu ayah sering sekali memuji hasil foto-foto saya. Saya berbakat, itu katanya. Kamera pertama yang saya gunakan untuk memotret adalah kamera analog SLR Fujica, entah tipe berapa. Saya masih ingat betapa saya dengan susah payah mendelik mendelik mencoba menerka 'ini udah focus belum sih? blur ngga sih?' karena gambar yang saya lihat di jendela bidik sangatlah kecil (bagi saya sih). Kamera tersebut sebenarnya sudah rusak, selain lensa yang berjamur, foto yang dihasilkan selalu ada garis vertikal seperti cahaya merah dan kuning disepertiga bagian foto. 'Kameranya bocor' begitu informasi dari pihak cuci cetak film.

Kamera kedua saya warnanya kuning, berbahan plastik, berbentuk mobil-mobilan dengan stiker KFC pada bagian kap mesin dan tutup bagasi. Saat itu saya hanyalah seorang anak kecil yang gampang sekali termakan iklan televisi. Saya merengek-rengek pada orangtua saya untuk diajak ke KFC, karena menurut iklan, saya bisa mendapat sebuah kamera plastik dengan membeli paket tertentu. Entah kenapa saya sangat menginginkan benda itu. Sebuah kamera lubang jarum. Tinggal kokang dan klik.

Kamera saku analog merk canon menjadi kamera ketiga saya. Kamera ini menjadi andalan keluarga dalam rentang waktu yang cukup lama untuk mengabadikan momen-momen tertentu. Tapi mengingat ketiga kamera tersebut kamera analog dimana saya harus membeli film dan mencetak hasilnya, bisa ditebak dong seberapa sering kamera-kamera tersebut digunakan. Jaraaaaaaang sekali.

miniDV

Memasuki era digital akhirnya saya membeli sebuah minidv bermerk qrio (ini termasuk kamera bukan yaa?). Dengan minidv ini saya bebas memotret semau saya tanpa harus membeli film, mencetak, atau mengeluarkan uang sepeser pun. Kalau hasilnya jelek, tinggal hapus saja. Bisa dibilang minidv ini lah yang menyalakan lampu ketertarikan saya pada dunia fotografi. Berikut beberapa hasil jepret-jepret saya dengan si minidv:

langit dan pohon duri

cipadu suatu malam

lorong

satu sudut jakarta

senja dibalik kota

mari membaca buku

Beberapa teman yang terhubung dengan saya saat kejayaan friendster tentu sudah melihat foto-foto keluaran si minidv saat saya masih asyik berblogging ria dengan friendster. Sayangnya friendster telah menghapus fasilitas blogging beserta seluruh konten blog saya.

dispenser

jalan jakarta

lampu temaramgerbang

Kamera terakhir, kamera yang saya gunakan saat ini, sebuah kamera prosumer merk canon. Kamera impian saya sejak tahun 2006 saat tipenya masih S3IS, dan baru terbeli di tahun 2011 saat sudah bermetamorfosis menjadi SX30IS =D. Saya memang belum mengetahui banyak masalah teknis fotografi, apalagi kamera saya bukan kamera DSLR, dan mungkin kecintaan saya pada dunia fotografi masih sangat sederhana. Sesederhana saya menikmati saat mata saya mengintip ke jendela bidik, mencari sudut yang indah dan...

...cekrek.

Ps. Sebenarnya kalau boleh memilih saya lebih nyaman dengan minidv. Selain ringan dan mudah dibawa-bawa, bentuknya yang kecil tidak menarik perhatian orang. Ada gak ya minidv kualitas DSLR *ngarep.

Rabu, 13 Februari 2013

Cerita tustelhitam.blogspot.com

Yay! Hari ini Rabu 13 Februari 2013, tustelhitam.blogspot.com resmi dibuat. Lalu kenapa tustelhitam? Nama-nama seperti 'photostory' 'behindthelens' 'picturestory' dan semua yang kebarat-baratan sempat terlintas di kepala saya, tapi karena saya sudah punya blog yang berbahasa inggris dan saya ingin membuat versi bahasa indonesia di blog ini, saya tidak jadi memakainya. Lagipula nama-nama tersebut juga sudah tidak availabe. Akhirnya terpikirlah oleh saya nama 'kamerahitam' 'dibaliklensa' 'ceritalensa' atau 'ceritafoto' yang lagi-lagi sudah tidak available. Sudah sebegitu banyaknya blog didunia per-blogspot-an hingga rasanya susah sekali mendapatkan nama sesuai keinginan.

Ditengah-tengah ke-putus asa-an  mencari nama blog, saya pun 'pergi' ke google translate berharap mendapatkan ide dari arti dan sinonim kata. Terjemahkan kata 'camera' dan dasss... muncullah kata 'kamera', 'alat pemotret', 'kodak', 'potret', 'alat potret', 'fototustel', dan 'kamar hakim'. (iya, saya juga aneh dengan kata terakhir :D)

Jadi kenapa tustelhitam? 'Tustel', karena blog ini adalah photoblog yang isinya cerita dan foto hasil hobi jepret saya, kecuali saya nyatakan sebaliknya, dan 'hitam', karena kamera saya hitam dan saya suka warna hitam.Tidak percaya kamera saya hitam? Foto ini buktinya:
spion

Awalnya saya hanya berniat membuat satu blog berbahasa inggris karena saya ingin pemirsa blog saya adalah pemirsa international (halah), tapi meskipun menyenangkan, ternyata susaaaaaah sekali untuk menulis dalam bahasa inggris. Rasanya lebih mudah dan lebih luwes bercerita dalam bahasa sendiri. Maka jadilah blog ini, versi bahasa indonesia dari www.imagination-hut.blogspot.com namun dengan cara bercerita yang berbeda. Meskipun begitu www.imagination-hut.blogspot.com akan tetap saya pelihara demi cita-cita pemirsa international saya (halah).

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes